Keamiran dan Baiat
Home Kisah Cerpen: Keamiran dan Baiat ada Dalilnya
Kisah - 31 Januari, 2019

Cerpen: Keamiran dan Baiat ada Dalilnya

Seorang anggota Islam Jama’ah bertanya kepada saya, “Kenapa Islam Jama’ah dibilang sesat? bukankah masalah KEAMIRAN dan BAI’AT ada dalilnya?”

Saya jawab, “Iya pak,benar! semua ada dalilnya, dari al-Quran dan juga Hadits-hadits shohih”.

“Terus kenapa sesat?” Tanya Jokam (sebutan warga Islam Jama’ah) tadi menimpali.

“Sesatnya adalah karena di niatkan untuk mengesahkan keislaman, sedangkan baiat yang di lakukan para sahabat kepada Rasulullah ﷺ bukan untuk mengesahkan keislaman, contoh saja baiat Ridhwan, tidak ada pengajaran untuk mengesahkan keislaman, karena baiat ridhwan dilakukan jauh setelah mereka bersyahadat. Bapak merasa tidak, kalau imam dan baiat islam jama’ah untuk mengesahkan keislaman?” Jawabku kepada Jokam tadi dan dia mulai mengingat!

“Terus untuk apa mereka berbai’at ?”, lanjutnya.

“Berjanji untuk berloyalitas kepada Rosulullahﷺ, melindungi beliau dalam peperangan,atau berjanji untuk istiqomah terhadap syariat, sebagaimana yang di lakukan para wanita yang datang berbaiat kepada Rosulullahﷺ , jadi intinya tidak ada pengesahan keislaman di dalam bai’at, dan pengesahan terletak pada syahadat bukan pada bai’at”, jelasku.

“Iya ya!”, ucap si Jokam mulai bingung.

“Coba bapak ingat, perasaan apa yang hadir di hati bapak setelah berbai’at, setelah mengucapkan kalimat bai’at? bukankah kita merasa bahwa “alhamdulillah Islam saya sekarang sah! mati sewaktu waktu di jamin surga, kalau kita mati sebelum baiat bakal diancam neraka dan kekal!” begitu ‘kan? padahal sebelumnya kita sudah Muslim dan diatas dua kalimat syahadat.”

“Iya ya!”, ucapnya semakin bingung.

“Jadi selama ini kita sudah tertipu dengan kiayi Nurhasan dan turunannya yang minta agar kita berbaiat kepadanya, biar islam kita sah, padahal dia bukan Rosul Allah! padahal kita tahu kalau Nabi Muhammad ﷺ adalah Nabi dan Rosul terakhir, artinya beliaulah pintu keislaman bagi siapapun di masa hidup beliau sampai qiyamat nanti, tidak mungkin tergantikan! berarti ini penipuan!”

“Iya iya bener, ada pengesahan keislaman di Islam Jama’ah! terus gimana?” tanya si Jokam mulai membuka hati.

“Yaa wajib kita tinggalkan, kita kembali pada keyakinan awal bahwa Islam sah diatas dua kalimat syahadat, karena itu yang di ajarkan Rosulullah ﷺ, bahwa bangunan Islam itu terdiri dari lima rukun dan yang di jadikan pintu sah keislaman hanya rukun yang pertama yaitu Syahadat, yang isinya cuma ada Allah dan Rosulullah, setelah itu kita tinggal belajar tata cara sholat, puasa, zakat, haji, dan mengamalkannya, kemudian mempelajari 6 rukun Iman dan seterusnya.” jelasku dengan penuh kesabaran.

(percakapan asli pakai bahasa sunda )
Alhamdulillah,yang bersangkutan sekarang sudah keluar dari Islam Jama’ah.

*

Allah Ta’ala berfirman :

فَهَدَى اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا لِمَا اخْتَلَفُوا فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَاللَّهُ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ.

“Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkan itu dengan kehendak-Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.” (QS. Al-Baqarah: 213).

Oleh: Choirul Huda [edited]

1 Komentar

  1. Baiat kami sama. Berjanji utk loyal pada abah nurhasan, melindungi perjuangan dan ajaran yg beliau bawa dari kerusakan.
    Memperkuat apa yg telah diperjuangkan, yakni Islam murni yg jauh dari bidah, khurofat, syirik, tahayyul.
    Semua usaha kami dasari ketaatan pada Allah Rasul, dan istiqamah pd syariat islam.
    Menjunjung tinggi kebenaran dan menjauhi kebathilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Jokam Sejati Tidak Akan Bisa Menipu Diri Sendiri

Untuk apa Allah menurunkan agama, syariah bagi manusia? Menurut Imam Syatibi syariah bertu…