jokam
Home Artikel Aqidah Apa itu Syirkuttho’ah atau Syirik Ketaatan?
Aqidah - 18 Februari, 2019

Apa itu Syirkuttho’ah atau Syirik Ketaatan?

WARNING : BACA PELAN2 SAMPE SELESE  KLO PERLU DIULANG2 SUPAYA TDK GAGAL PAHAM

Bro.. jelasin donk, apa itu syirkuttho’ah?

Apa itu syirkuttho’ah? Kita pasti tahu bahwa syirik adalah dosa yang paling besar.,. karena syirik adalah lawan dari tauhid. Dan segala sesuatu yang berlawanan dengan prinsip-prinsip tauhid dalam Islam adalah dosa besar, musuh yang wajib didakwahi dan diberantas.

Sip,, faham.. tapi denger-denger sih katanya ada syirkuttho’ah dalam jamaah, seperti mentaati amirnya, pengurusnya dsb? Benarkah mentaati mereka adalah syirik?? 🤔🤔

Baiklah sedikit demi sedikit semoga tidak gagal faham dan amal sholeh jangan membacanya setengah-setengah

Lanjutkan dulu,

Kita tahu bahwa kita diperintahkan oleh Allah untuk mentaati ulil amri. Tapi tunggu dulu… meskipun demikian kita TIDAK BOLEH menjadikan ketaatan kita kepada mereka SECARA MUTLAK TANPA DIKRITISI sama sekali.

Setiap perintah-perintah dan ijtihad mereka yang bertentangan dengan Allah Rosul maka WAJIB KITA TOLAK. Tetapi sayang, karena jamaah kita banyak yang kekurangan ilmu, akhirnya hanya bisa MENELAN MENTAH-MENTAH perintah dan ijtihad mereka tanpa ada pengkritisan sama skali. ITULAH SYIRKUT THO’AH dalam jamaah!! 😱😱 Ingatlah sabda Nabi bahwa taat pada imam itu ada batasnya! “as-sam’u wat tho’ah alal mar’il muslim illa an yu’maro bi ma’siyatin (mendengar dan taat wajib bagi stiap muslim kecuali apabila diperintah maksiat)”

Nah,, kita tau bahwa wajib bagi kta utk tidak taat pda hal yg maksiat.. namun, pertanyaannya adlh, apakah maksiat itu hnya zina, mencuri, mabuk dan sejenisnya saja?? Ya tidak lah..! 😱😱

Justru, ada maksiat yang tak tampak yaitu maksiat dalam beraqidah.

Kita mentaati imam itu bukan karena imamnya yang kita taati. Tapi kita mentaati imam itu ya karena Allah yang perintah. Makannya yang dinamakan taat kepada imam wajib disandingkan dengan “karna Allah”.

Taat imam yang karena Allah itu kayak gimana sih? 🤔🤔

Begini,

Taat kepada imam karena Allah adalah taat kepada imam karena memang Allah yang memerintahkannya. Artinya kita mentaati imam itu atas dasar ketaatan kepada Allah. Disamping itu kita juga WAJIB mempertimbangkan apakah yang diperintahkn oleh imam tersebut melanggar Quran Hadits atau tidak, baik dari segi aqidah, akhlak, maupun syariatnya.

Selain itu kita TIDAK BOLEH MENGANGGAP bahwa imam itu MA’SHUM (terjaga dari kesalahan) atau semua yang diperintahkan pasti benarnya. Maka kita WAJIB mengkritisi apa yang diijtihadkan imam tersebut.

Lho, tapi kita kan diperintah untuk husnudzon bahwa apa yang diperintah oleh keimaman pasti sesuai Quran Hadits?

KATA SIAPA??!! Justru perintah ‘supaya husnudzon aja’ itu sendiri sebenarnya adalah perintah MAKSIAT! 😱😱 karena sama dengan menanamkan aqidah bahwa keimaman PASTI MA’SHUM (terjaga dari kesalahan) dan selalu benar, na’udzubillahi min dzalik!! Padahal satu-satunya manusia yang PASTI MA’SHUM HANYA NABI MUHAMMAD shallallaahu ‘alaihi wasallam.

Maka siapapun orangnya selain Nabi, tidak akan pernah luput dari kesalahan ketika berijtihad..!! 

Dan sayangnya, karena kurangnya ilmu dan saking membabi butanya dalam hal ketaatan pada imam, sampai-sampai tempat ibadah dan tempat dakwahnya orang kafir-pun dijaga keamanannya. Subhanalloh..!!

Inikah yg dinamakan MENEMBUS JARAK TANPA BATAS ?  Sampai-sampai larangan Allah pun ditembus. Padahal Allah memerintahkan kita untuk melawan dakwahnya orang kafir : “waqootiluuhum hatta laa takuuna fitnatun wayakuunad diinu lillah”

Hah..?? Apa iya ijtihad imam bisa salah??

YA! SANGAT AMAT BISA SEKALI! 😱😱😱😱😱 Kata siapa ijtihad imam selalu benar?? Nabi sendiri mengatakan bahwa ketika seseorang berijtihad lalu benar maka ia dapat dua pahala sedangkan kalo salah maka satu pahala. Dari pernyataan Nabi tersebut kita bisa tau bahwa IJTIHAD IMAM TIDAK SELALU BENAR! karena Nabi sendiripun mengatakan bahwa ijtihad itu pasti ada yang salah dan tidak selamanya benar.. nah loh.. masih mau berhusnudzon lagi kalo ijtihad imam pasti benar??

Buang jauh-jauh keyakinan/aqidah itu dari hati pean sekarang juga karena itulah yang dinamakan syirkuttho’ah..!

Selain itu kalo sampean masih husnudzon bahwa semua ijtihad imam pasti benarnya maka ketahuilah TIDAK ADA SATUPUN IMAM AHLI IJTIHAD ZAMAN DAHULU YANG MENGANGGAP BAHWA IJTIHAD MEREKA SELALU BENAR! bahkan imam ahli ijtihad zaman dahulu dengan terang-terangan mengatakan AMBILAH IJTIHADKU YANG SESUAI DGN QURAN DAN SUNNAH. APABILA ADA IJTIHADKU YANG KELUAR DARI QURAN DAN SUNNAH MAKA LEMPARLAH JAUH-JAUH IJTIHADKU!

Nah pertanyaannya adalah : Apakah imam ahli ijtihad jaman sekarang lebih tinggi ilmu Quran Haditsnya daripada imam-iman ahli ijtihad zaman dulu?? 🤔🤔 jawabannya ya enggak lah.. 😅😅

Imam-imam ahli ijtihad jaman dahulu hafal Quran dan hafal ratusan ribu bahkan jutaan Hadits, sangat berpotensi salah dalam berijtihad. Lha imam jaman sekarang? Hafal Quran pun belum tentu apalagi mau hafal jutaan hadits?? 🤭🤭

Wahh ente udah menghina imam nih.. inget bro, menghina imam brarti sampean minta dihinakan oleh Allah

Saudaraku, menghina itu adalah merendahkan martabat dengan mencacinya serta meremehkan dan tidak mau mentaati perintah-perintahnya yang makruf.

Kalo menyampaikan fakta, itu namanya bukan menghina, tapi mengingatkan sampean bahwa imam hanyalah manusia biasa yang TIDAK MA’SHUM (terjaga dari kesalahan). Ingat! Memulyakan imam itu ada batasnya! Mulyakanlah imam sebagai seorang imam saja, bukan sebagai Rosul yang pasti ma’shum (terjaga) dari kesalahan.

Iya iya deh.. trus ada lagi gak fenomena syirkutthoah selain itu??

ADA dan BANYAK! Nih, saya contohin satu ya… pernah suatu ketika ada seorang mubaleg menyampaikan hadits nabi tentang haramnya musik kepada temannya. Lantas, apa jawab temannya ini?? Diapun jawab : “Haram,,? Lha wong ijtihadnya aja blum turun kok tiba-tiba pean haramkan..!”

Subhanallaah..!! 😱 Betapa mengherankannya dia, lebih menomorsatukan ijtihad imam dibanding sabda Nabi. Dan ketahuilah! Bahwa itulah akibat dari ketaatan yang membabi buta pada imam, sampai-sampai sabda nabi yang PASTI BENARNYA pun dikesampingkan. Na’udzubillahi min dzaalik.

Ingat! Salah satu perilaku orang Yahudi dan Nasrani adalah “ittakhodzu ahbaarohum wa ruhbaanahum arbabam minduunillah (menjadikan ulama-ulama dan rohib-rohib mereka sebagai Tuhan selain Allah.) Yaitu mereka selalu meng-iya-kan perkataan rohibnya tanpa ada kritis sama sekali bahkan selalu husnudzon bahwa apa yang dikatakan ulama’-ulama mereka dan rohib-rohib mereka pasti benarnya karena sesuai dengan kitab Injil.

Dan benarlah sabda Nabi bahwa suatu saat umat Nabi akan mengikuti/meniru Yahudi dan Nasrani sedikit-sedikit, salah satunya adalah mengikuti sifat mereka: taqlid buta terhadap ulama-ulama dan imam-imamnya.

Lho, bukannya kita tau bahwa setiap imam kita berijtihad pasti selalu berdalil dengan Quran hadits??

Eitss kata siapa kalo berdalil dengan Quran Hadits pasti benarnya?? Kalo kalimat Quran hadits sihh sudah jelas benarnya dan gak mungkin salah,, tapi CARA BERDALILNYA YANG BELUM TENTU BENAR!

Ah masa sihh??? 🤔🤔🤔

Gak percaya?? Perkataan Ali bin Abi Tholib adalah buktinya :

Sampean tau apa kata Ali saat ditawarkan tahkim oleh kelompok Mu’awiyah?? Yaps, Mu’awiyah menawarkan tahkim kepada Ali dengan berdalil pakai Quran dan Hadits. Tetapi, Ali mengatakan : “Kalimatul haq yuroodu bihil baathil” (kalimat kebenaran tetapi disalahgunakan untuk kebathilan).

Nah dari perkataan Ali itu kita bisa tau bahwa tidak semua yang berdalil dengan Quran Hadits itu pasti benarnya! Karena mu’tazilah pun juga menggunakan Quran Hadits dalam berdalil, Syiah juga ngaku pake dalil Qur’an hadits. Tetapi karena mereka melakukan kesalahan dalam pendalilan dan mereka menyalahgunakan Quran Hadits untuk membela pemikirannya maka mereka akan terus tersesat dengan ideologi mu’tazilahnya, ideologi Syi’ah-nya.

Karena mereka Hanya mengambil hadits-hadits yang berpihak kepadanya dan membuang sebagian dalil, mereka juga begitu tertutup dari kritikan karena ketika di jelaskan pasti akan masuk akal

Jangankan Mu’tazilah dan Syiah, ISLAM LIBERAL pun mereka berdalil menggunakan Quran Hadits dalam berdalil. Hayoo,, masih mau percaya kalo segala yang didalilkan dengan Quran Hadits pasti benarnya? Mikir yaa… 🤭🤭

Jika yang saya sampaikan tidak dapat menggerakan hati dan akal sehat sampeyan maka datangkanlah dalil yang jelas untuk menguatkan hati sampeyan dan perbanyaklah doa untuk tetap menetapi pemahaman ini dan yakinilah sepenuh hati sampai ajal menjemput.

Semoga dengan pemahaman  ini dapat mengantarkan sampeyan masuk surga terhindar dari neraka.

Kedua,

Jika yang saya sampaikan sesuai dengan akal sehat sampeyan pesan saya “terimalah kebenaran ini, Allah ingin sampeyan jadi pribadi yang lebih baik lagi dengan nasehat peringatan ini Allah bermaksud agar sampeyan semakin takut kepadaNya dan semakin dekat dengan surga”

Dan ketiga,

Saya sangat berharap sampeyan jangan berada di golongan ke-3 ini yaitu  hati dan akal sehat sampeyan meyakini apa yang saya sampaikan adalah suatu kebenaran namun sampeyan menolak kebenaran ini.

Ketahuilah orang-orang terdahulu disiksa dengan siksaan yang pedih hanya karena mereka tahu kebenaran telah sampai kepadanya namun mereka menolaknya

SEMOGA BERMANFAAT 😊😊😊😊😊😊

Oleh Abu Abdul Muta’ali

1 Komentar

  1. Subhanalloh…. Tega benar yg buat tulisan ini….
    Hbs baca ini jadi ingat Amalan2 Tolol ana saat di jokam.
    Tapi, gapapa sih kalo ga di sentilan sentilun dgn tulisan macam ini, merasa Pol dewe dengan amalan2 Syiriknya….
    Semoga Alloh membuka hati dan memberikan hidayah kepada mereka ….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Jokam Sejati Tidak Akan Bisa Menipu Diri Sendiri

Untuk apa Allah menurunkan agama, syariah bagi manusia? Menurut Imam Syatibi syariah bertu…